Kopling Mobil

Oleh: /

Kopling berperan sangat penting untuk semua jenis kendaraan, begitu juga dengan mobil. Fungsi dari komponen tersebut memutuskan dan menghubungkan putaran mesin.

Sebenarnya pada mobil itu bukan hanya kopling saja yang berperan penting, namun masih ada komponen-komponen lain-nya yang fungsi-nya tak kalah penting untuk keperluan mobil.

Berhubung pada artikel ini membahas mengenai kopling mobil, maka saya hanya membahas bagian ini saja.

Mungkin untuk pembahasan komponen mobil lainnya akan saya bahas pada artikel selanjutnya.

Lantas seperti apa fungsi sistem kopling ini, bagaimana cara kerja-nya dan apa saja jenis-jenis-nya?

Untuk informasi lebih lengkapnya, silahkan simak ulasan di bawah ini sampai tuntas.

Pengertian Mengenai Kopling Mobil

pengertian kopling mobil

Kopling adalah bagian mesin yang menghubungkan gigi transmisi dan sumbu engkol untuk menggerakkan roda belakang.

Fungsi utama dari bagian ini ialah merubah daya kecepatan mesin sesuai dengan yang diinginkan oleh pengendara. Kecepatan itu sangat berpengaruh terhadap mobil ketika bergerak.

Setiap kendaraan mobil pasti memiliki yang namanya kopling, walaupun tidak semuanya sama jenisnya.

Untuk penggunaan kopling ini diselaraskan dengan tipe mobil apa yang kamu gunakan. Seiring berjalan-nya waktu, khususnya di bidang otomotif, kopling ini sudah dikembangkan dengan berbagai macam elemen tambahan.

Baca juga: Jenis Kopling Kendaraan

Fungsi Kopling Mobil

fungsi kopling mobil

Seperti yang sudah kita ketahui, kopling adalah komponen penting untuk mobil dan berbagai macam jenis kendaraan lainnya.

Oleh karena itu, kopling sendiri memiliki fungsi yang memang harus kamu ketahui. Di antaranya seperti:

  1. Mengangkat mesin ketika mobil akan melaju, sehingga laju dari mobil tersebut akan terasa lancar dan halus.
  2. Memindahkan transmisi mobil dengan mulus, baik ketika diam atau sedang melaju sekalipun.
  3. Memberhentikan mobil tanpa harus mematikan mesin terlebih dulu, terutama ketika sedang berada di lampu merah atau macet karena padatnya arus lalu lintas.
  4. Membantu kendaraan untuk menjaga performa mesin agar lebih terasa maksimal dan juga optimal ketika di tancap gas.
  5. Menaikkan performa pada rem kendaraan, terlebih ketika pengendara sedang melakukan pengereman dadakan.

Jenis Kopling Mobil

jenis kopling mobil

Berbicara soal kopling mobil, bukan hanya fungsi saja yang dibahas, melainkan jenis-nya juga  Di antaranya seperti:

Kopling Kering

jenis kopling kering

Kopling kering adalah jenis kopling yang tidak membutuhkan pelumas seperti kopling basah.

Biasanya kopling ini diterapkan untuk kendaraan bermobil. Dikarenakan tidak menggunakan pelumas, kamu sebagai pemilik kendaraan harus benar-benar dalam merawatnya.

Apakah kopling kering ini akan mengalami selip ketika digunakan? Jawabannya iya, sebab kopling dan kering itu pasti akan selip jika perawatan yang dilakukan tidak benar.

Kopling mobil berperan penting untuk menunjang performa kendaraan.

Cara Merawat Kopling Mobil

cara merawat kopling mobil

Agar keadaan kopling mobil tetap bagus dan prima, setidaknya pemilik kendaraan harus mengetahui bagaimana cara merawat-nya dengan baik dan benar.

Jika kondisi kopling sudah melemah, maka performa kendaraan pun akan ikut lemah, terlebih jika digunakan pada putaran tinggi.

Biasanya kopling itu batas maksimal penggunaannya setelah pemakaian 20 sampai 50 ribu kilometer perjalanan.

Tapi, banyak pakar otomotif yang menyarankan untuk mengganti kopling jika sudah menempuh perjalanan dengan jarak 10 ribu kilometer.

Sebelum mengetahui bagaimana cara merawat kopling, alangkah baiknya kamu perlu mengetahui dampak yang terjadi jika komponen ini rusak:

  1. Kopling selip
  2. Performa mesin berkurang
  3. Konsumsi bahan bakar jadi boros
  4. Laju mobil terasa ngeden

Nah untuk mengatasi semua permasalahan di atas, oleh karena itu kamu harus melakukan ini. Di antaranya seperti:

Jangan Lakukan Ini Ketika Mengendarai Mobil

Cara merawat kopling mobil bisa dimulai dari seperti apa kamu mengendarainya.

Jika kamu menginginkan kopling itu terlihat baik-baik saja dan bisa digunakan sampai usia maksimal, setidaknya kamu jangan melakukan ini:

  1. Ketika berhenti di jalan yang medan-nya menanjang, jangan sesekali menekan kopling secara terus menerus. Alangkah baiknya kamu pindahkan posisi transmisi menjadi N (Netral) dan tarik tuas rem tangan untuk menjaga agar mobil tetap diam.
  2. Disaat sedang mengendarai, diusahakan kaki kiri jangan diletakkan tepat di atas pedal kopling. Kenapa? Sebab hal ini bisa membuat pedal kopling tertekan tanpa kita sadarin. Hal ini dapat membuat plat kopling dan realese bearing menjadi haus.
  3. Jangan tergesa-gesa ketika menginjak tuas kopling, begitu juga ketika melepaskannya. Kenapa? Sebab bagian ini sangat berpengaruh terhadap sentuhan plat dengan flywheel, jika itu terjadi maka plat kopling akan cepat haus dan bagian torsion damper pun akan mudah rusak.

Menggunakan Kopling dengan Benar

Bagaimana mengoperasikan kopling mobil dengan benar? Yaitu ketika hendak melakukan perpindahan transmisi, injak tuas kopling sampai mentok/ujung.

Kemudian, pindahkan tuas atau pegangan transmisi sesuai dengan kebutuhan mesin. Setelah itu, lepaskan secara perlahan tuas kopling yang sedang kamu injak.

Oh iya untuk melepaskan tuas kopling tersebut harus diiringi dengan menginjak pedal gas ya. Lakukan proses ini secara halus dan di usahakan jangan terlalu terburu-buru dalam pengoperasian-nya.


Catatan: Sekian informasi mengenai kopling mobil yang dilengkapi dengan pembahasan pengertian, jenis-jenis, fungis dan cara merawat-nya.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua, terimakasih telah berkunjung. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Seorang pecinta otomotif yang hobi menulis, selamat datang di website saya! Jika ada yang ingin di tanyakan terkait kerja sama pemasangan iklan/content placement, silahkan hubungi kami melalui email: mamangbengkelofficial@gmail.com

Tinggalkan komentar