Pulser Motor

Oleh: /

Hallo teman-teman, pada kesempatan kali ini mamangbengkel akan mengulas tentang Pulser Motor yang mana Pulser ini merupakan salah satu komponen yang mempunyai pengaruh cukup penting terhadap mesin motor.

Sedikit penjelasan mengenai Pulser, jadi komponen tersebut mempunyai fungsi sebagai penentu waku terhadap CDI untuk mangalirkan tekanan listrik yang nantinya akan disalurkan kepada busi di bagian pengapian.

Mungkin sebagian dari kamu ada yang belum mengetahui secara jelas mengenai komponen-komponen yang ada pada motor, salah satunya seperti Pulser Motor yang kini akan saya bahas.

Sebagian orang yang belum mengetahui pasti akan bertanya seperti ini, apa sih Pulser itu? Fungsinya untuk apa? Cara kerjanya bagaimana? Nah maka dari itu, untuk lebih jelasnya kamu bisa langsung menyimak artikel di bawah ini.

Pertama-tama saya akan memperkenalkan.

Mengenal Pulser Motor

Pulser Motor
shoopee

Pada tulisan di atas, saya sudah sedikit menjelaskan apa itu Pulser Motor. Namun rasanya masih kurang apabila kita tidak mengetahui gambaran dari bentuk komponen tersebut. Di atas tepat di bawah paragraf ada sebuah gambar, nah gambar tersebut adalah menunjukan bentuk Pulser.

Pulser sendiri dibuat dari bahan besi yang memiliki magnet kemudian dilapisi dengan lilitan kawat yang terbuat dari bahan tembaga.

Jika dibagian ujung Pulser itu ditempel oleh benda yang berbahan logam dan kemudian ditarik secara berulang kali, maka dibagian ujungnya akan memberikan aliran listrik.

Untuk melihat aliran listrik tersebut kamu bisa melihatnya dengan menggunakan bantuan alat seperti avometer.

Untuk memasangnya sendiri, ada salah satu bagian ujung Pulser yang dikeluarkan untuk CDI. Kemudian, untuk sebagian dari ujung Pulser lainnya akan langsung dimasukkan ke dalam mesin.

Ada satu hal yang harus kamu ketahui, yaitu plat tembaga dibagian Pulser. Jadi, jika plat tembaga tersebut diberi aliran listrik maka akan timbul panas, dan jika aliran listrik tersebut terlalu tinggi maka akan menimbulkan ‘over hot‘ yang bisa mengakibatkan kerusakan.

Selain kerusakan, fungsi dari Pulser Motor itu sendiri nantinya tidak akan bekerja dan juga berfungsi secara optimal.

Apabila hal tersebut terjadi, ada satu cara untuk mengatasinya agar bisa melindungi dari kerusakan. Yaitu dengan melakukan pergantian pada komponen Pulser tersebut.

Warna Kabel Pulser Motor

Pulser Motor
youtube

Setiap pabrikan motor di seluruh dunia tentunya ada tanda warna yang beda dari masing-masing produk yang mereka buat. Nah bagi kamu yang benar-benar ingin mendalami dunia otomotif, mau tidak mau harus mengetahui perbedaan dari warna Pulser Motor tersebut.

Di bagian ini, mamangbengkel akan mengulas warna-warna kabel Pulser di setiap produk motor yang dibuat oleh masing-masing pabrikan. Berikut warna kabel Pulser yang harus kamu ketahui:

  • Yamaha (Pink/Putih)
  • Honda (Biru/Kuning)
  • Suzuki (Biru/Kuning)

Contoh Bentuk Pulser Motor

Pulser Motor
bukalapak

Setiap perusahaan motor di seluruh dunia pasti selalu membuat suatu produk atau pun komponen dalam bentuk yang berbeda, maka dari itu berikut ada 3 contoh bentuk Pulser yang dibuat oleh masing-masing pabrikan motor.

Yamaha Jupiter

Pulser Motor
Pulser Jupiter Z

Yamaha Mio

Pulser Motor
pulser yamaha mio

Suzuki Satria

Pulser Motor
pulser suzuki satria

Jenis Pulser Motor dan Fungsinya

Pulser Motor
jenis pulser

Banyak sebagian pecinta otomotif yang belum paham dengan jenis Pulser Motor walaupun fungsi dari komponen tersebut semuanya sama. Namun, yang membedakan dari jenis Pulser itu sendiri adalah pabrikan sepeda motor.

Masing-masing dari mereka menggunakan jenis pulser dengan pilihannya sendiri. Bukan soal kualitas bagus atau murah dari harganya, karena pilihan dari jenis Pulser ini sangat vital untuk tenaga dan juga konsumsi bahan bakar dari motor tersebut.

Jadi, Pulser itu terbagi menjadi 2 jenis. Berikut mamangbengkel akan menjelaskan masing-masing dari jenis Pulser tersebut:

Pulser Positif

Pulser positif merupakan pulser yang letaknya di ujung bagian paling depan dari tekanan magnet melewati pulser, maka si pulser tersebut menandakan pulser positif.

Begitu pun dengan sebaliknya, apabila dibagian ujung yang letaknya paling belakang tekanan magnet yang melewati Pulser, maka Pulser tersebut menandakan bahwa dirinya adalah Pulser negatif.

Fungsi dari Pulser positif ini digunakan untuk advance timing ketika RPM berada di tekanan menengah keatas.

Pulser Negatif

Pulser Negatif sendiri merupakan kebalikan dari Pulser positif, yang mana dibagian ujung paling depan dari tekanan magnet melalui Pulser, maka pulser tersebut menandakan pulser tersebut adalah negatif

Jika dibagian ujung paling belakan tepat dari tekanan magnet yang melewati pulser, maka pulser itu menandakan pulser positif.

Untuk fungsi dari Pulser negatif ini adalah akan bekerja ketika tekanan RPM berada di landasan.

Mengetahui Pulser Motor yang Lemah

Pulser Motor
otomotifstyle

Bagi kamu yang tidak mengetahui ciri-ciri dari Pulser Motor yang sudah rusak atau pun lemah, jangan khawati karena setiap sepeda motor yang kamu miliki akan mengalami sedikit perbedaan jika sedang digunakan.

Biasanya untuk Pulser  yang sudah melemah hampir sama seperti dengan CDI yang rusak. Motor masih tetap bisa digunakan, namun umumnya mesin pada sepeda motor tersebut akan sedikit tersendat-sendat ketika digunakan seperti motor yang kehabisan bensin.

Umumnya permasalahan tersebut sering terjadi ketika keadaan motor sedang melaju dengan kecepatan rendah. Hal tersebut bisa disebabkan karena terjadinya kekurangan aluran listrik yang dihasilkan oleh Pulser melalui magnet yang mengalir ke bagian pengapian CDI.

Tapi beda halnya apabila terdapat lilitan yang ada di dalam Pulser itu putus, jika benar putus maka motor yang kamu miliki tidak bisa dinyalakan sama sekali. Kenapa? Karena penyebabnya adalah fungsi dari Pulser tidak bekerja secara maksimal.

Cara Cek Pulser Motor

Pulser Motor
gridoto

Setiap komponen yang menempel di sepeda motor lama kelamaan pasti akan melemah, haus, atau pun rusak. Begitu juga dengan Pulser Motor seiring berjalannya waktu komponen tersebut pasti akan mengalami kerusakan atau dayanya melemah sehingga tidak bekerja secara optimal.

Dikarenakan komponen ini mempunyai peranan yang sangat vital, kamu sebagai pemilik motor harus bisa mengetahui daya dari Pulser tersebut, apakah masih layak digunakan atau memang sudah seharusnya diganti dengan yang baru.

Oleh karena itu pentingnya untuk melakukan pengecekan pada Pulser Motor. Lantas bagaimana cara yang efesien untuk mengeceknya? Gampang!

Sebelum masuk ke tahap pengecekan Pulser, kamu harus mengetahui bahwa di dalam Pulser tersebut terdapat lilitan kawat yang berbahan tembaga. Oh iya, bentuk dari lilitan kawat tersebut sangat halus dan juga kecil.

Cara Cek Pertama: Untuk proses pengecekannya, kamu bisa menempelkan bagian ujung Pulser ke besi atau permukaan blok mesin berkali-kali sambil melihat di ujung lilitan Pulser tersebut menghasilkan listrik atau tidak.

jika tidak menghasilkan listrik atau pun menghasilkan namun sangat kecil, maka Pulser itu harus diganti dengan yang baru.

Cara Cek Kedua: Apabila kamu mengecek Pulser dengan menggunakan alat seperti ‘Volt Meter’ pertama-tama kamu harus melepas kuparan pada pulser tersebut, kemudian letakkan pada alat yang bernama ‘Volt Meter’.

Setelah itu perhatikan jarum yang terdapat pada ‘Volt Meter’ bergerak atau tidak, jika jarum tersebut bergerak pada ukuran 0,5 sampai dengan 1 Volt, maka Pulser tersebut dinyatakan masih bagus.

Namun setelah diletakkan pada Volt Meter tidak ada pergerakan pada jarum nya, maka Pulser tersebut dinyatakan rusak dan harus diganti dengan yang baru agar motor yang kamu miliki masih tetap bisa digunakan.

Mengetahui Cara Kerja Pulser Motor

Pulser Motor
Cara Kerja Pulser

Jika ingin memahami bagaimana Cara Kerja Pulser, maka kamu harus mengetahui informasi lebih dalam lagi mengenai Apa itu Pulser?

Pulser adalah komponen motor yang bekerja untuk membaca tekanan sebuah sinyal yang dihasilkan oleh magnet, dan Pulser ini hanya berupa besi bagnet yang diselimuti oleh lilitan kawat berbahan tembaga halus.

Jika melewati besi tersebut, maka Pulser ini akan menghasilkan listrik yang dialirkan kepada CDI untuk mengeluarkan alur listrik melalui kapasitor yang nantinya akan dialirkan kembali kebagian Koil untuk menghidupkan busi hingga terjadinya pembakaran di dalam ruang bakar.

Itu sebabnya kenapa keberadaan komponen ini sangat penting bagi sepeda motor, maka dari itu seperti yang telah saya tulis di atas betapa pentingnya bagi kamu untuk selalu mengecek seluruh komponen yang ada di dalam motor, salah satunya seperti Pulser ini.

Cara Pasang Pulser Motor

Pulser Motor
Youtube

Sebenarnya memasang Pulser ini tidak terlalu sulit, bukan berlaku pada motor bebek saja, namun pada motor sport pun tidak terlalu sulit.

Untuk memasangnya, kamu hanya perlu menggunakan kunci L4, L5, Obeng Plus, T8 dan paking untuk blog magnet supaya tidak terjadi kebocoran.

Lantas bagaimana caranya? Simak ulasan berikut ini:

  1. Langkah awal adalah tap oli mesin terlebih dulu, kemudian buka blok penutup magnet yang letaknya berada di bagian kiri motor bersebelahan dengan perseneling motor. Jika keberadaan perseneling ini mengganggu, kamu bisa melepasnya terlebih dulu agar bisa memberi kemudahan dalam memasang Pulser.
  2. Langkah kedua ialah melepas sepul motor. Untuk melepas sepul ini menggunakan kunci ini bisa menggunakan kunci T8, L4, L5 atau juga Obeng Plus. Pastikan melepas sepul tersebut dengan benar agar baud yang menempel dibagian sepul tidak rusak.
  3. Langkah ketiga adalah memasang Pulser dan Sepul dibagian blog magnet dengan memastikan tidak adanya paking yang kendor. Jika ada paking blok yang kendor, walaupun itu hanya sedikit akan berdampak buruk, yaitu bisa mengakibatkan oli pada blok magnet bocor.

***

Baiklah sahabat otomotif, demikianlah penjelasan Pulser Motor yang dilengkapi dengan Cara Kerja, Jenis-Jenis, Fungsi, dan lain sebagainya.

Oh iya, ada satu hal yang wajib kamu ingat. Harus rutin mengecek komponen ini, karena keberadaan Pulser untuk motor itu sangat penting, maka dari itu kamu harus benar-benar rajin dalam mengeceknya setiap melakukan service motor.

Selain itu, kamu juga harus bisa peka terhadap gejala apabila pulser tersebut sudah mulai lemah kekuatannya agar kamu bisa cepat-cepat menggantinya dengan yang baru.

Sekian informasi yang bisa mamangbengkel sampaikan, semoga dengan adanya informasi ini bisa bermanfaat buat semua sahabat otomotif yang membaca artikel ini.

 

Seorang pecinta otomotif yang hobi menulis, selamat datang di website saya! Jika ada yang ingin di tanyakan terkait kerja sama pemasangan iklan/content placement, silahkan hubungi kami melalui email: mamangbengkelofficial@gmail.com

Tinggalkan komentar